Sabtu, 20 Juni 2015

Cara Mendidik Anak Shalehah

cARA MENDIDIK ANAK SHALEH



Uswatun Hasanah
UNIVERSITAS ABDURACHMAN SALEH



Abstrak:         Salah satu amal yang tidak pernah putus pahalanya sekalipun kita telah meninggal dunia ini adalah “anak yang shaleh dan shalehah”. Doa anak yang shaleh juga merupakan salah doa yang insya Allah dikabulkan oleh-Nya. Usia 0 tahun merupakan masa-masa yang kritis bagi perkembangan otak sang anak. Pada tahap inilah anak mengalami masa-masa keemasan dimana perkembangan otaknya terjadi dengan cepat dan pesat. Pada masa ini bahkan otak anak memiliki kemampuan untuk menyerap pengalaman-pengalaman baru lebih cepat dari anak yang berusia 3 tahun.

Kata Kunci :Anak, Mendidik.



PEMBAHASAN
Bagaimana cara untuk mendidik anak kita menjadi anak yang sholeh? Didiklah ia dengan cara yang islami, seperti beberapa tips berikut ini:
1.        Biasakan anak kita bangun pada waktu shubuh.
Contoh: sejak usia dini, ajaklah ia sholat shubuh bersama atau berjamaah di mesjid.
2.        Berikan ia lingkungan pergaulan dan pendidikan yang islami.
Contoh: sejak dini ikutkan anak kita dalam TPA (Taman Pendidikan Al-Qur’an), mengikuti kursus di mesjid, dsb.
3.        Berikan teladan, bukan hanya perintah yang egois. Contoh: jangan hanya menyuruh ia belajar mengaji atau sholat, namun kita sendiri tidak melakukannya.
4.        Ajak anak kita untuk mengunjungi mesijd secara rutin.
Contoh: secara rutin, ajaklah anak kita untuk berjamaah di mesjid.
5.        Perkenalkan batasan aurat sejak dini.
Contoh: jika sejak dini kita biasakan anak perempuan kita menggunakan jilbab, maka saat dewasa ia justru akan merasa tidak nyaman jika memperlihatkan auratnya.
6.        Biasakan anak kita untuk selalu membawa perlengkapan sholat, terutama untuk anak perempuan.
7.        Minimalkan anak kita dalam mendengar musik-musik non islami.
Sebaliknya, maksimalkan anak kita untuk mendengar ayat-ayat Al-Qur’an atau nasyid.
8.        Buatlah jadwal menonton TV dan dampingi anak ketika menonton. Jauhkan anak dari tontonan yang tidak mengandung unsur pendidikan, seperti: sinetron, film horor, film cengeng, dan lain-lain.
9.        Ajarkan nilai-nilai Islam secara langsung.
Sampaikan nilai-nilai Islam yang kita kuasai kepada anak kita. Akan lebih baik jika dalam bentuk cerita yang menarik.
10.    Jadilah sahabat setia baginya. Jadikan ia nyaman untuk menjadikan kita tempat curhat yang utama sehingga kita akan selalu mengetahui masalahnya.
11.    Ciptakan suasana hangat dan harmonis dalam keluarga.
Jika keluarga tidak lagi terasa hangat baginya, anak akan mencari pelampiasan di tempat lain.
12.    Lakukan semua tips di atas dengan bijak, sabar dan konsisten.
Jangan pernah menggunakan kekerasan dan hindari sikap emosional yang dapat membuatnya sakit hati.

KESIMPULAN
Mendidik anak untuk menjadi anak shaleh dan shalehah sangatlah penting karena merekalah yang akan membuat atau membantu kita di akhirat, karena salah satu amal yang tak pernah putus adalah anak yang shaleh dan sholehah.
Seberapa besar tingkat kesuksesan dari metode yang diterapkan  tentu tergantung dari seberapa efektif masing-masing orang tua dalam memberikan kontribusi kepada anak-anaknya. Mengajarkan sejak dini kepada anak-anak kita tentang kebaikan, untuk membentuk anak yang shaleh dan shalehah adalah sangat baik karena sikap anak yang di didik sejak kecil akan membuat karakter anak di masa remaja atau dewasa akan tetap menjaga anak dari pergaulan yang bebas dan mengarahkan anak pada dunia agama yang begitu kental sehingga tidak terpengaruh oleh lingkungan yang kurang baik.

SUMBER


















Ciri-ciri Wanita Idaman Pria

20 ciri-ciri wanita idaman pria




Uswatun Hasanah
UNIVERSITAS ABDURACHMAN SALEH



Abstrak:         Setiap wanita adalah jodoh bagi setiap pria , begitu juga sebaliknya . Allah SWT telah menciptakan umat manusia secara berpasang pasangan namun ada beberapa hal yang perlu wanita dan pria ketahui tentang jodoh idamannya tersebut. Ciri-ciri wanita yang shalehah di antaranya taat dan berkhidmat kepada suami dengan sepenuh hati , menutup dan menjaga aurat, tidak berhias apabila keluar rumah, tidak keluar sendirian atau bersama priakecuali bersama mahramnya, berbuatlah baik dengan tetangga , suka mempunyai anak yang ramai dan berusaha untuk mendidik mereka dengan sebaik-baiknya.

Kata Kunci :Wanita, Pria.



PEMBAHASAN
Berikut ini adalah 20 ciri-ciri wanita idaman pria :
1.        Inner Beauty
Ciri pertama wanita idaman pria adalah wanita yang lemah lembut dalam bertutur kata, memiliki kepribadian yang santun, dan memiliki prinsip hidup.
2.        Keanak-anakan
Pria suka membela, menjaga, membimbing dan melindungi. Kepribadian wanita yang ke anak-anakan memang merupakan salah satu keindahannya namun jangan berlebihan karena akan menunjukkan bahwa wanita itu belum dewasa.
3.        Cantik
Kecantikan adalah sesuatu yang relatif dan sulit mencari jawaban yang pasti tentang standard, kecantikan seorang wanita. Nafsu mengatakan wanita cantik pada rupanya, Akal mengatakan wanita cantik pada ilmu dan kecerdasannya, Hati mengatakan wanita cantik itu pada akhlaknya.
4.        Berakhlak mulia
Dunia adalah perhiasan dan sebaik-baik perhiasan dunia adalah wanita yang shalehah. Sebagai ibu pelikannya menjadi penghangat dan ketenangan bagi anak-anaknya , sebagai isteri wanita sebagai penyejuk duka dari kgelisahan , sebagai kekasih sosok yang selalu di rindukan , sebagai mujahidin berdiri dibelakang untuk mendukung mujahidin Allah SWT.
5.        Berpegang teguh pada agama
Wanita dinikahi kaarena 4 perkara , karena kecantikannya, karena hartanya, karena keturunannya, dan karena agamanya. Sebaik baik wanita adalah dipilih karena agamanya. 
6.        Dari keturunan yang baik-baik
Seorang wanita dari keturunan yang baik-baik mudah diterima pria, islam mengangkat tinggi derajat setiap ummatnya yang bertaubat dan senantiasa memperbaiki diri karena kaqwa menjadi derajat kemuliaan di sisi Allah.
7.        Bijaksana
Wanita idaman pria adalah wanita yang pandai tetapi tidak memamerkan kepandaiannya .
8.        Tidak memamerkan keseksiannya
Wanita yang berpakain tetapi sebenarnya telanjang untuk mencapai perhatian pria, yang melenggak lenggok tubuhnya, yang kepalanya seperti punuk unta , mereka itu tidak akan masuk syurga (hadis iwayat muslim).
9.        Tidak cerewet
Pria tidak suka wanita yang cerewet karena cerewet akan menurunkan wibawa seorang pria dimata teman-temannya dan selalu menjaga jarak komunikasi dengan kamu.
10.    Memahami pria
Ketika sang suami baru datang dari bekerja bukan wajah yang cemberut tetapi ingin mendapatkan sambutan yang harmonis serta menyenangkan dari sang isteri.
11.    Tidak terlampau cemburu
Tidak boleh iri hati melainkan dalam dua perkara yaitu seseorang yang telah di karunia oleh Allah harta lalu dihabiskan dijalan Allah dan orang yang di karuniakan ilmu pengetahuan, lalu ia mengerjakan berdasarkan ilmunya kepada orang lain (Al-Qur’an dan Hadis).
12.    Sejuk mata memandang
Bersopan santun, senantiasa memaniskan muka, menundukkan pandangan.
13.    Pandai menaikkan semangat dan bermotivasi
Pria lebih tertarik untuk mencari wanita yang pandai menaikkan dan memotivasi ketika dia memerlukan.
14.    Canggih
Wanita yang pandai menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman tetapi masih mengekalkan ciri-ciri wanita islam yang berakhlak mulia dan menutup aurat.
15.    Mempunyai persamaamn yang bermakna
16.    Pemaaf
Wanita yang suka mendahului meminta maaf walaupun dirinya tidak bersalah , mempunyai pribadi yang unggul dan mudah di sayangi olah pria.
17.    Seimbang
Seimbang dari sudut pergaulan, keagamaan, mengurus diri dan menegemen waktu.
18.    Percaya diri
Berbeda dengan wanita yang suka di perlakukan dengan lembut, peria umumnya lebih suka dihargai, dipuji, dengan tulus dan diberi kepercayaan.
19.    Mempunyai “Body language” yang baik
Maksudnya adalah cara berbicara dan bersikap ketika di hadapan orang ramai.
20.    Bersifat keibuan
Menyenangkan orang tua dan menggembirakan anak-anak.

KESIMPULAN
Dalam memilih wanita sebagai calon isteri sebaiknya harus melihat wanita itu dari segi akhaknya baru pada segi umum yang lainnya yaitu dari 4 perkara yang wajib untuk di nikahi untuk wanita yaitu
1.        Karena kecantikannya
2.        Karena hartanya
3.        Karena keturunannya dan
4.        Karena Agamanya.







SUMBER











Dosa Besar Menurut Al-Qur'an

10 DOSA BESAR MENURUT AL-QURAN




Uswatun Hasanah
UNIVERSITAS ABDURACHMAN SALEH



Abstrak     :    Agama islam sangat mengutamakan dan menghargai eksistensi manusia. Allah SWT sangat murka apabila manusia bersikap menghancurkan manusia lain tanpa dasar aturan Nya. Perilaku tercela seperti syirik, berputus asa, berbuat durhaka kepada kedua orang tua, membunuh, menuduh wanita baik-baik berbuat zina, dan memakan riba merupakan tindakan yang melecehkan eksistensi manusia yang sesungguhnya telah di muliakan oleh Allah. Dosa besar merupakan perbuatan maksiat dan melanggar ketentuan-ketentuan Allah SWT, yang di ancam dengan siksa neraka, kemurkaan, laknat dan azab Allah baik di dunia maupun di akhirat.


Kata Kunci :Dosa besar, Al-Qur’an.



PEMBAHASAN
Dosa adalah tindakan yang melanggar norma atau aturan yang telah ditetapkan Allah. Berikut adalah contoh perbuatan dosa besar menurut Al-Qur’an:
1.        Syirik (Menyekutukan Allah SWT).
Tentang hal ini Allah SWT berfirman:
"Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni segala dosa yang selain dari (syirik) itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya". (An Nisaa: 48).
Dan Allah SWT berfirman:
"Sesungguhnya orang yang mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah, maka pasti Allah mengharamkan kepadanya surga". (Al Maidah: 72)
2.        Berputus asa dari mendapatkan rahmat Allah SWT.
Tentang hal ini Allah SWT berfirman:
"Sesungguhnya tiada berputus asa dari rahmat Allah, melainkan kaum yang kafir".(Yusuf: 87).
3.    Merasa aman dari ancaman Allah SWT.
Tentang hal ini Allah SWT berfirman:
"Tiadalah yang merasa aman dari azab Allah kecuali orang-orang yang merugi." (Al A'raaf: 99)
4.    Berbuat durhaka kepada kedua orang tua.
Karena Allah SWT mensifati orang yang berbuat durhaka kepada kedua orang tuanya sebagai orang yang jabbaar syaqiy 'orang yang sombong lagi celaka'.
Tentang hal ini Allah SWT berfirman:
"Dan berbakti kepada ibuku, dan Dia tidak menjadikan aku seorang yang sombong lagi celaka". (Maryam: 32).
5.    Membunuh.
Tentang hal ini Allah SWT berfirman:
"Dan barangsiapa yang membunuh seorang mu'min dengan sengaja, maka balasannya ialah Jahannam, kekal ia di dalamnya". (An Nisaa: 93).
6.    Menuduh wanita baik-baik berbuat zina.
Tentang hal ini Allah SWT berfirman:
"Sesungguhnya orang-orang yang menuduh wanita-wanita yang baik-baik, yang lengah lagi beriman (berbuat zina), mereka kena la'nat di dunia dan akhirat, dan bagi mereka azab yang besar". (An Nuur: 23)
7.    Memakan riba.
Tentang hal ini Allah SWT berfirman:
"Orang-orang yang makan (mengambil) riba tidak dapat berdiri melainkan seperti berdirinya orang yang kemasukan syaitan lantaran (tekanan) penyakit gila". (Al Baqarah: 275)
8.    Lari dari medan pertempuran.
Maksudnya, saat kaum Muslimin diserang oleh musuh mereka, dan kaum Muslimin maju mempertahankan diri dari serangan musuh itu, kemudian ada seseorang individu Muslim yang melarikan diri dari pertempuran itu.
Tentang hal ini Allah SWT berfirman:
"Barangsiapa yang membelakangi mereka (mundur) di waktu itu, kecuali berbelok untuk (siasat) perang atau hendak menggabungkan diri dengan pasukan yang lain, maka sesungguhnya orang itu kembali dengan membawa kemurkaan dari Allah, dan tempatnya ialah neraka Jahannam. Dan amat buruklah tempat kembalinya". (Al Anfaal: 16)
9.    Memakan harta anak yatim.
Tentang hal ini Allah SWT berfirman:
"Sesungguhnya orang-orang yang memakan harta anak yatim secara zalim, sebenarnya mereka itu menelan api sepenuh perutnya dan mereka akan masuk ke dalam api yang menyala-nyala (neraka)". (An Nisaa:
10.  Berbuat zina.
Tentang hal ini Allah SWT berfirman:
"Barangsiapa yang melakukan demikian itu, niscaya dia mendapat (pembalasan) dosa (nya), (yakni) akan dilipat gandakan azab untuknya pada hari kiamat dan dia akan kekal dalam azab itu". (Al
Furqaan: 68-69)

KESIMPULAN
Di dalam Al-Qur’an di sebutkan bahwa Allah SWT akan mengampunkan semua dosa kecuali syirik artinya dengan taubat nashuha dan berusaha sekuat tenaga untuk tidak mengulangi perbuatan dosa tersebut insya Allah akan di ampuni dan apabila dosa yang berkaitan dengan manusia misalnya kedzoliman maka harus meminta maaf kepada orang yang di dzolimi.

SUMBER








Meneladani Ketaatan Malaikat-malaikat Allah

Ingin meneladani ketaatan malaikat-malaikat allah



Uswatun Hasanah
UNIVERSITAS ABDURACHMAN SALEH



Abstrak     :    Malaikat juga termasuk makhluk Allah SWT, seperti halnya kita manusia. Maha suci Allah yang telah menciptakan makhluk dengan berbagai macam bentuk dan keadaan. Meskipun kita tidak pernah berjumpa dengan malaikat, kita tetap harus percaya akan keberadaannya. 

Kata Kunci :Malaikat, Keteladanan Malaikat.



PEMBAHASAN
Iman kepada malaikat merupakan rukun iman yang kedua. Malaikat diciptakan dari Ilahi (cahaya Allah) sebagai utusan-Nya yang bertugas untuk mengurusi berbagai urusan. Adapun sifat-sifat dan perilaku malaikat antara lain:
1.        Selalu patuh kepada Allah, malaikat tidak pernah berbuat maksiat kepada-Nya.
2.        Malaikat dapat berubah wujud sesuai kehendak Allah. 
3.        Malaikat tidak memerlukan makan dan tidak minum.
4.        Malaikat tidak memiliki jenis kelamin.
5.        Malaikat tidak pernah letih atau lelah dan tidak pula berhenti beribadah kepada Allah SWT.
6.        Malaikat senang mencari dan mengelilingi majelis zikir.
7.        Malaikat selalu berdoa bagi hamba yang duduk menunggu salat berjamaah.
Setelah mengetahui sifat-sifatnya, kita akan mengkaji perbedaan malaikat, jin, dan manusia seperti yang tercantum dalam tabel berikut ini:
No.
Malaikat
Jin
Manusia
1.
Diciptakan dari nur atau cahaya
Diciptakan dari api
Diciptakan dari tanah
2.
Makhluk gaib
Makhluk gaib
Makhluk yang terlihat
mata (kasat mata)
3.
Selalu patuh dan taat
kepada perintah Allah swt.
Ada yang patuh dan ada
yang durhaka kepada
Allah swt.
Ada yang patuh tapi ada juga yang durhaka kepada
Allah swt.
4.
Tidak makan dan
tidak minum
Makan dan minum
Makan dan minum
5.
Pikirannya jernih dan
Lurus
Pikirannya dapat
berubah-ubah
Pikirannya dapat
berubah-ubah
6.
Tidak mempunyai
Nafsu
Mempunyai nafsu
Mempunyai nafsu

Nama dan Tugas Malaikat :
Al-Qur’an tidak menyebutkan secara pasti berupa jumlah malaikat. Namun , ada penjelasan melalui hadis yang di riwayatkan Bukhari dan muslim dari Anas bin Malik pada saat baginda Nabi Muhammad SAW.
Dari penjelasan riwayat hadis tersebut, menandakan bahwa jumlah malaikat sangat banyak. Pada artikel ini hanya akan di jelaskan malaikat-malaikat yang namanya tercatat di  dala Al-Qur’an yang di wahyukan Allah SWT, maupun hadis dari baginda Rasul SAW. Nama-nama malaikat itu adalah sebagai berikut :
1.        Jibril
Malaikat bertugas untuk menyampaikan wahyu kepada nabi dan rasul. Nama lain malaikat jibril adalah Ruh al-Quds, ar-Ruh al-Amin, dan Namus.

2.        Mikail
Malaikat Mikail bertugas untuk mengatur kesejahteraan makhluk. Seperti membagi-bagian rezeki, mengatur awan, menurunkan hujan, dan melepaskan angin.
3.        Israfil
Malaikat israfil bertugas untuk meniupkan terompet (sangkakala), saat dimulainya kiamat dan pada saat hari bangkit di padang mahsyar.
4.        Izrail
Malaikat Izrail bertugas untuk mencabut nyawa seluruh makhluk hidup, baik manusia, jin, iblis, setan, dan malaikat lainnya apabila telah tiba waktunya. 
5.        Munkar
Malaikat Munkar bertugas untuk menanyai orang yang sudah meninggal dunia dan berada di alam kubur. 
6.        Nakir
Malaikat Nakir bertugas untuk menanyai orang yang sudah meninggal.
7.        Raqib
Malaikat Raqib bertugas untuk mencatat semua pekerjaan baik setiap manusia sejak aqil balig sampai akhir hayat.
8.        Atiq
Malaikat Atiq bertugas untuk mencatat semua pekerjaan buruk setiap manusia sejak aqil balig sampai akhir hayat.
9.        Ridwan
Malaikat Ridwan bertugas untuk menjaga dan mengatur kesejahteraan penghuni surga.
10.    Malik
Malaikat Malik bertugas untuk menjaga dan mengatur siksa (azab) bagi para penghuni neraka . Malaikat malik di sebut juga malaikat zabaniyyah.
Dengan memperhatikan tugaas para malaikat, ada beberapa hikmah yang dapat di petik dari beriman kepada malaikat, antara lain:
1.        Memberi motifasi kita untuk selalu taat dan bertaqwa kepada Allah SWT. Seperti halnya ketaatan para malaikat kepada Allah SWT.
2.        Malaikat mengawasi perkataan dan pearbuatan kita, terutama malaikat Raqib dan Atid.
3.        Memberi rasa optimis untuk selalu berusaha karena Allah SWT akan memberi ilmu melalui malaikat jibril dan memberi rezeki melalui malaikat mikail.
4.        Memotivasi kita untuk selalu beramal saleh karena bekal itulah yang kita bawa kel;ak ketuka meninggal dunia untuk menghadapi pengadilan Allah SWT.
Perilaku kita sebagai seorang muslim dalam beriman kepada Malaikat Allah SWT, harus diwujudkan seperti contoh perilaku berikut :
1.        Iman kepada Malaikat Jibril
Selalu berusaha mencari dan memohon hidayah kepada Allah SWT. Bersyukur dengan cara banyak berbagai ilmu.
2.    Iman kepada Malaikat Mikail
Berusaha secara maksimal untuk berusaha mencari rezeki yang baik dan halal.
3.    Iman kepada Malaikat Israfil
Selalu memohon kepada Allah SWT agar di selamatkannya dalam menghadapi musibah dan huru hara dunia, maupun saat terjadinya hari kiamat.
4.        Iman kepada Malaikat Izrail
Berusaha mempersiapkan diri untuk menghadapi kematian. Selalu berdoa kepada Allah SWT ,agar terhindar dari siksaan sakaratul maut (ketika ajal menjemput kita).
5.        Iman kepada Malaikat Munkar dan Nakir.
Selalu memohon kepada Allah SWT, agar kita dilapangan di alam kubur dan diringankan dari siksa kubur.
6.        Iman kepada Malaikat Raqib
Selalu memiliki niat baik, dalam segala perbuatan kita, baik ucapan maupun perbuatan.
7.        Iman kepada Malaikat Atid
Menjauhi niat buruk, perkataan yang kotor ,perbuatan yang jelek dan menjauhi perilaku yang tercela. 
8.        Iman kepada Malaikat Ridwan
Selalu memohon kepada Allah SWT, agar masuk surga dengan aman, menciptakan kedamaian dan ketentraman di dunia ini.
9.        Iman kepada Malaikat Malik
Selalu memohon kepada Allah SWT, agar kita terhindar dari siksaan api neraka.

KESIMPULAN
Iman kepada malaikat merupakan rukun iman yang kedua, malaikat diciptakan dari nur ilahi (cahaya Allah) sebagai utusan-Nya yang bertugas mengurusi berbagai urusan. Dan malaikat berbeda dengan makhluklain yang diciptakan oleh Allah,malaikat selalu patuh kepada Allah, malaikat tidak pernah berbuat maksiat kepada-Nya, malaikat dapat berubah wujud sesuai kehendak Allah, malaikat tidak memerlukan makan dan tidak minum, dan malaikat tidak memiliki jenis kelamin.

SUMBER